9 Keluhan Pada Organ Kewanitaan Dan Cara Mengatasinya

Monday, October 12th 2015. | fakta penyakit

Selamat datang kembali pada situs Obat Keputihan, nah pada kesempatan kali ini informasi yang tidak kalah menarik yang akan kami sampaikan untuk Anda adalah mengenai 9 keluhan yang terjadi pada organ kewanitaan beserta cara mengatasinya. Ingin tahu apa saja keluhan yang biasanya terjadi yang mungkin Anda juga merupakan salah satu dari penderita gangguan ini, yuk simak berikut selengkapnya.

  1. Terdapat Benjolan

    Siapa yang tidak panik ketika mendapati  adanya benjolan atau tanda asing pada organ intim mereka? Benjolan bisa merupakan tanda dari banyak kemungkinan, tapi mungkin itu tidak serius, menurut ahli obgyn Alyssa Dweck, salah seorang penulis buku V is for Vagina, benjolan yang terdapat pada vagina didapat dari rambut kemaluan yang tumbuh ke dalam sampai kista sebasea atau kista di bawah kulit. Membasuhnya dengan air hangat adalah tindakan pertama yang sebaiknya dilakukan. Jika tampak meradang Anda bisa mengeles dengan krim hidrokortison.

  2. Ada bau busuk

    Saat ada bau yang berasal dari celana dalam, Anda tahu ada sesuatu mengganjal pada vagina. Masalahnya, bau itu memiliki sejuta kemungkinan penyebab lho. Jika tercium seperti bau busuk pada organ kewanitaan bisa jadi itu pertanda bakteri seperti bakteri vaginosis atau trikomoniasis.  Dalam kasus ini, barangkali Anda perlu antibiotik untuk mengobatinya. Penyebab lain bau adalah, tampon yang lupa diambil atau kondom yang sulit dilepas.

  3. Perdarahan, padahal bukan sedang dalam masa haid

    Jika secara acak terjadi bercak, bisa saja ada ketidakseimbangan hormonal karena lupa minum pil KB. Namun, bercak yang konsisten perlu diwaspadai dan sebaiknya diperiksakan kepada dokter. Bisa saja itu merupakan tanda infeksi dari kehamilan, atau polip pada leher rahim Anda. Jika perdarahan terjadi setelah berhubungan seks atau dilengkapi debit darah, itu bisa merupakan penyakit menular seksual. Mintalah dokter untuk menguji kemungkinkan penyakit gonore dan klamidia.

  4. Gatal pada vagina

    Keluhan gatal ini mungkin paling banyak terjadi pada organ kewanitaan, benar? Rasa gatal berulang terutama dengan pelepasan cairan seperti keputihan adalah tanda infeksi jamur atau bakteri vaginosis. Namun jika segala cara perawatan sudah diusahakan tapi tidak bisa menyingkirkan rasa gatal bisa jadi gatal disebabkan oleh reaksi kulit terhadap sabun, atau cairan pembersih organ kewanitaan.

  5. Mengeluarkan sesuatu yang aneh

    Cairan tak biasa dari vagina juga pertanda jutaan masalah berbeda. Namun tak usah khawatir jika itu terjadi bulanan. Kebanyakan perempuan memiliki pelepasan dasar fisiologis yang memang seharusnya berada di sana. Ketika timbul perubahaan warna, konsistensi, atau bau, maka segeralah periksakan diri ke dokter.

  6. Sakit saat buang air kecil atau hubungan seksual

    Vagina atau vulva yang sakit bisa menjadi pertanda infeksi atau penyakit menular seksual. Saat berlangsung lebih dari satu hari atau dua hari, kunjungi dokter segera. Ketika rasa sakit terjadi sekali atau dua kali setelah berhubungan seks, bisa jadi disebabkan oleh keringnya vagina.

  7. Mati rasa di bawah

    Hal ini seharusnya tidak terjadi, tapi ada dalam beberapa kasus, sering terlihat gejala mati rasa pada pasien yang sangat sering bersepeda atau ikut kelas sepeda dalam ruangan. Jika Anda termasuk yang hobi bersepeda, pastikan Anda melakukannya dengan kursi sepeda yang empuk.

  8. Merasa kering

    Vagina yang kering tampak seperti dialami oleh perempuan yang berusia lanjut. Namun, gejala ini tidak hanya dialami oleh perempuan berusia lanjut seperti yang Anda pikirkan.  Penjelasan soal ini, adalah rasa kering memang bisa merayap bahkan setelah kehamilan atau jika Anda mengonsumsi obat-obatan tertentu seperti antihistamin atau antidepresan. Saat rasa kering terasa seperti Gurun Sahara, coba olesi dengan pelumas, periksa ke dokter jika tidak membantu juga.

  9. Rasa sakit yang dalam

    Anda merasakan sakit yang sangat dalam di vagina, terlebih saat berhubungan seksual. Perhatikan gejala itu, bisa jadi itu tanda endometriosis atau kista ovarium. Dokter bisa melakukan pemeriksaan panggul atau USG mencari penyebabnya.

Bagaimana? Apakah Anda pernah mengalami salah satu dari beberapa keluhan tersebut? Jika iya, maka sebaiknya segera lakukan pemeriksaan kedokter yang Anda percaya. Pemeriksaan dini akan jauh lebih baik untuk dapat mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Semoga dapat bermanfaat, salam!

9 Keluhan Pada Organ Kewanitaan Dan Cara Mengatasinya |

Dapatkan Harga Diskon Menarik Pada Setiap Pembelian QnC Jelly Gamat, Selengkapnya KlikDISINI !