Benarkah Keputihan Merupakan Gejala Awal Kanker?

Thursday, December 10th 2015. | fakta keputihan

Satu lagi pertanyaan yang sering muncul di benak perempuan yang takut tentang keputihan yang terjadi pada mereka. Keputihan memang bersifat normal, dan secara alami dapat terjadi pada semua kaum perempuan di dunia. Namun yang perlu diwaspadai adalah ketika keputihan tersebut memiliki gejala yang tidak biasa. Diantara gejala keputihan yang perlu diwaspadai adalah keputihan dengan ciri kental, bisa berwarna putih seperti susu kental manis, berwarna kuning gelap dan hijau pekat serta memiliki bau yang menyengat. Selain itu, keputihan seperti ini juga akan menyebabkan gatal yang tidak tertahankan serta akan menyebabkan peradangan dan berlanjut ke infeksi yang lebih parah. Keputihan ini juga bisa dianggap sebagai gejala awal munculnya kanker  pada wanita, yang paling sering dalam kasusnya adalah kanker leher rahim atau kanker serviks yang akhir-akhir ini semakin merajalela.

Benarkah Keputihan Merupakan Gejala Awal Kanker.

Tidak menutup kemungkinan keputihan tidak normal seperti ciri diatas juga terjadi pada perempuan dewasa yang belum menikah atau bahkan anak-anak. Hal ini juga diperngaruhi oleh lingkungan serta kebiasaan atau pola hidup manusia yang semakin tidak sehat. Oleh karena itu sebaiknya lakukan tindakan pencegahan sebelum keputihan yang terjadi semakin memburuk.

Dan berikut adalah tips untuk mengatasi keputihan yang dapat Anda lakukan, diantaranya :

1. Kunjungi dokter specialist kandungan dan konsultasikan keluhan keputihan yang dialami. Pastikan dokter tersebut mempunyai alat khusus yang dapat memeriksa kondisi anda secara keseluruhan. Dengan mengetahui penyebab pasti keputihan tersebut, tentunya sang dokter akan mempunyai cara mengatasi keputihan yang paling efektif.

2. Jagalah kebersihan organ intim dengan baik dengan mengganti pakaian dalam secara teratur minimal dua kali sehari. Jika Anda merasa pakaian dalam yang dikenakan sudah lembab atau kotor, Anda harus menggantinya dengan yang bersih sehingga bakteri, jamur atau virus di dalam pakaian dalam tersebut tidak menginfeksi vagina.

3. Membasuh vagina dengan pembersih khusus kewanitaan merupakan cara mengatasi keputihan yang juga cukup efektif, terutama untuk jenis keputihan yang belum begitu parah. Dengan membasuh vagina dengan anti septic akan menghalangi masuknya bakteri dan kuman ke dalam vagina yang merupakan penyebab utama keputihan.

4. Ketika sedang datang bulan, rajinlah untuk mengganti pembalut. Jangan gunakan pembalut hingga terlalu penuh karena hal itu akan memicu pertumbuhan bakteri yang dapat menginfeksi vagina. Rajin mengganti pembalut dapat menjadi cara mengatasi keputihan atau paling tidak menguranginya dengan efektif.

5. Ketika ditemukan penyakit keputihan dengan kondisi yang cukup parah, cara mengatasi keputihan tersebut tentunya akan semakin serius, seperti suntik sitostatika, penisilin, vaksinasi, tetrasiklin dan lain sebagainya.

6. Atasi keputihan dengan pembedahan. Pembedahan ini ditujukan untuk mengangkat sebagian kecil jaringan leher rahim yang terinfeksi bakteri, virus atau jamur penyebab keputihan.

7. Menggunakan pengaman ketika Anda ‘berhubungan. Atau jika Anda sedang merencanakan kehamilan, bersihkan vagina dengan benar setelah bersenggama atau sebaiknya. Berkonsultasilah kepada dokter kandungan tentang pembersih vagina apa yang dapat Anda gunakan sebagai cara mengatasi keputihan agar anda tidak salah dalam memilih sehingga dapat merusak perencanaan kehamilan tersebut.

8. Mengkonsumsi ramuan tradisional juga merupakan cara mengatasi keputihan yang cukup efektif seperti air rebusan daun sirih sebanyak satu gelas, 2 ampai 3 kali seminggu.

Baca juga : Keputihan Seperti Susu Kental Dan Gatal

Benarkah Keputihan Merupakan Gejala Awal Kanker? |

Dapatkan Harga Diskon Menarik Pada Setiap Pembelian QnC Jelly Gamat, Selengkapnya KlikDISINI !