Dampak Keputihan Pada Ibu Hamil 9 Bulan

Obat Keputihan Wanita Hamil kali ini akan membahas mengenai dampak apa yang terjadi pada ibu hamil 9 bulan yang masih mengalami keputihan.

Dampak keputihan pada ibu hamil 9 bulan terutama adalah pokok permasalahan yang banyak dicari masyarakat. Hal ini terjadi mungkin akibat ketidakpahaman sebagian besar wanita yang mengalami keputihan pada saat hamil. Sebenarnya, keputihan pada wanita hamil masih bisa dibilang normal, asal keputihan yang terjadi tidak memiliki ciri-ciri sepereti berbau yang sangat menyengat, membuat gatal dan tidak nyaman.

Normalnya memang ibu hamil akan mengalami keputihan hingga akhir menjelang persalinan. Pada usia kehamilan mencapai 9 bulan atau masa akhir kehamilan tersebut, jika keputihan semakin meningkat maka sudah pasti hal ini dikarenakan  infeksi jamur penyebab keputihan semakin berat terjadi. Pada umumnya keputihan pada ibu hamil terinfeksi oleh jamur candida sp. Adapun keputihan yang cukup berbahaya ini terjadi pada ibu hamil membawa dampak tertentu.

Dampak Keputihan Pada Ibu Hamil 9 Bulan

Berikut ini adalah dampak dari keputihan yang terjadi pada wanita hamil menjelang persalinan.

1. Menyebabkan kelahiran prematur.

Keputihan yang ditandai dengan munculnya lendir cairan yang lebih kental, berbau amis dan rasa gatal yang memicu iritasi pada vulva. Keputihan pada ibu hamil jenis tersebut mengakibatan nyeri saat bersenggama. Adapun penyebab keputihan ialah mikroorganisme yang disebut candida albicans.Jika dibiarkan tanpa pengobatan akan menyebabkan kelahiran prematur.

2. Ketuban pecah sebelum waktunya.

Munculnya lendir atau cairan yang ditandai dengan berwarna kekuningan, berbau amis dan ketika muncul rasa gatal. Cairan keputihan ini disebut vaginosis bakterialis yang menyebabkan ketuban pecah sebelum waktunya.

3. Menyebabkan kelahiran dengan berat badan bayi rendah.

Keputihan yang berupa iritasi di area genital dengan ditandai timbulnya rasa panas serta gatal. Pada keadaan yang semakin parah, dampaknya mengakibatkan nyeri pada daerah vulva dan paha, perineum dan saat bersenggama. Penyebab keputihan seperti ini adalah protozoa trichmonas vaginalis yang ditularkan melalui hubungan seksual. Berdampak pada ibu hamil yaitu adanya bahaya kelahiran bayi yang beratnya rendah.

Untuk itu sangat dianjurkan jika ibu hamil yang mengalami keputihan segera konsultasikan kepada dokter sehingga pengobatan dilakukan sedini mungkin. Jika tidak diobati akan menyebabkan peradangan ke arah rahim, air tuba dll.

Baca juga : Manfaat Buah Delima Putih Untuk Mengobati Keputihan

Dapatkan Harga Diskon Menarik Pada Setiap Pembelian QnC Jelly Gamat, Selengkapnya KlikDISINI !