Jamur Candida Auris Penyebab Infeksi Paling Membahayakan

Thursday, August 4th 2016. | fakta penyakit

Cukup banyak perempuan yang mengetahui tentang infeksi jamur yang menjadi penyebab dari keputihan. Walau diketahui infeksi yang terjadi membuat kondisi tidak nyaman, namun umumnya kondisi tersebut tidak cukup membahayakan. Seperti contohnya jamur-jamur yang menyebabkan keputihan. Adalah jamur Candida albicans, dimana jamur tersebut berkembang dengan cepat, yang difaktori kebiasaan buruk Anda sebagai wanita yang kurang memperhatikan kebersihan dari organ genital. Akan tetapi berdasarkan CDC, sebuah pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Amerika menyatakan jika kini telah ditemukan tipe infeksi jamur yang baru yang serupa dengan Candida albicans, namun memiliki efek yang sangat berbahaya.

Jamur Candida Auris Penyebab Infeksi Paling Membahayakan

Adalah Candida auris, infeksi jamur yang sedikit berbeda dengan Candida albicans, yang lebih bandel dan kebal terhadap obat-obatan antijamur yang biasa dipakai.

Sebenarnya Candida auris sudah dikenali sejak tahun 2009 silam, pertama kalinya dilaporkan pada seorang pasien yang berada di Jepang. Candida auris kemudian diteliti dan didapatkan hasil bahwa jenis jamur tersebut adalah jamur yang membahayakan dan bisa menyebabkan kematian.

Habitat dari jamur Candida auris berbeda dengan jamur albicans, jika jamur albicans penyebab keputihan akan senang berada ditempat yang lembab terutama di bagian genital dan mulut. Sedangkan pada jamur Candida auris, jamur membahayakan tersebut ditemukan pada saluran urin dan pernafasan. Efeknya akan mengiritasi kulit, juga infeksi yang diakibatkan oleh jamur ini akan menyebabkan luka serius dan menyebabkan berdarah.

Namun Anda tidak perlu khawatir karena saat ini tipe jamur Candida auris, hanya bisa ditemukan di beberapa bagian negara saja, seperti Jepang, Korea Selatan, Afrika Selatan, India, Kuwait, Kolombia, Pakistan, Venezuela juga Inggris.

Masih menurut Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Amerika (CDC) tadi, jenis jamur membahayakan ini cukup sulit dideteksi keberadaanya, dan tidak smeua rumah sakit memiliki alat khusus untuk mengidentifikasi infeksi yang satu ini. Dengan tidak ada obat yang cukup kuat untuk memberantas infeksi jamur tersebut, diperkirakan 60% dari total pasien penderitanya tidak akan tertolong sama sekali.

Tetap berhati-hati jika Anda adalah seorang pengguna antibiotik rutin untuk mengatasi infeksi jamur pada kewanitaan, karena jika penggunaannya berlebih bisa-bisa mematikan populasi jamur yang mengendalikan sel imun, kehamilan, diabetes juga mengkonsumsi pil KB oral. Para ahli lainnya justru menyebutkan bahwa infeksi bisa terjadi pada pasien yang dirawat di rumah sakit. Untuk itu langkah pencegahan yang paling utama terhadap infeksi ini adalah dengan mempercayakan kebersihannya pada dokter, yang akan membantu dengan alat-alat kesehatan.

Baca juga : Bagaimanakah Ciri Keputihan Yang Termasuk Tanda Kehamilan?

Dapatkan Harga Diskon Menarik Pada Setiap Pembelian QnC Jelly Gamat, Selengkapnya KlikDISINI !