Jangan Gunakan Pantyliner Saat Keputihan

Thursday, September 22nd 2016. | Artikel kesehatan

Keputihan yang merupakan kondisi umum terjadi pada wanita yang biasanya datang tepat sebelum dan sesudah periode menstruasi. Keputihan nomal yang terajdi juga memiliki ciri khusus seperti bening, lendir keputihan sedikit, tidak menyebabkan gatal dan bau. Dan biasanya, sebagian besar wanita yang mengalami keputihan akan menggunakan Pantyliner yang lebih praktis daripada mengganti pakaian dalam akibat keputihan.

Namun keputusan tersebut nampaknya dinilai salah oleh dokter ahli. Ketika mengalami keputihan, termasuk keputihan saat hamil. Sebaiknya Anda selalu menjaga serta memperhatikan kebersihan vagina dengan sering mengganti pakaian dalam. Lendir keputihan yang keluar pada pakaian dalam akan membuat pakaian dalam menjadi lembab. Dengan mengganti pakaian dalam sesering mungkin akan membantu untuk menjaga vagina selalu kering.

Kelembaban yang terjadi di vagina akibat keputihan tersebut merupakan lahan subur bagi perkembagan bakteri dan jamur yang bisa menganggu kesehatan organ reproduksi.

Jangan Gunakan Pantyliner Saat Keputihan

Dengan penggunaan Pantyliner yang memiliki prinsip serupa dengan pembalut, namun ada hal-hal yang perlu Anda perhatikan sebelum memutuskan untuk memakai Pantyliner dalam mengatasi keputihan. Jika pembalut biasa digunakan selama periode menstruasi, dan bisa diprediksi sekitar 7 hari. Nah, pada pemakaian Pantyliner untuk sehari-hari akan berbahaya karena sebenarnya ini terbuat dari berbagai bahan kimia. Keputihan yang tak bisa diprediksi sampai berapa lama juga jadi masalah sendiri.

Artikel sebelumnya : Keputihan Ternyata Penyebab Celana Dalam Berlubang!

Jangan Gunakan Pantyliner Saat Keputihan |

Dapatkan Harga Diskon Menarik Pada Setiap Pembelian QnC Jelly Gamat, Selengkapnya KlikDISINI !