Kebiasaan Yang Memperburuk Keputihan

Saturday, January 14th 2017. | fakta keputihan

Keputihan adalah salah satu keluhan wajar yang dialami oleh sebagian besar wanita. Menurut jenisnya, keputihan terbagi kedalam 2 jenis, yaitu keputihan normal dan keputihan abnormal. Keputihan yang normal memiliki ciri lendir yang berwarna bening mendekati warna putih, tidak gatal, tidak bau, dan jumlahnya juga tidak banyak. Jika keputihan yang anda alami memiliki ciri-ciri yang berlawanan dengan keputihan yang normal, maka hal tersebut berati keputihan tersebut dipastikan jenis keputihan bersifat abnormal.

Keputihan abnormal ini muncul akibat beberapa kebiasaan buruk yang secara tidak sadar dilakukan. Kecerobohan akibat tidak merawat organ kewanitaan dengan baik justru dapat memperburuk keputihan Anda sehingga ia berpotensi berubah menjadi keputihan yang bersifat patogen. Oleh karena itu, sebaiknya baca ulasan berikut ini yakni mengenai kebiasaan yang memperburuk keputihan berikut ini.

Kebiasaan Yang Memperburuk Keputihan

1. Menggaruk organ kewanitaan.

Dampak dari keputihan yang bersifat abnormal tidak lain adalah terasa gatal di area organ kewanitaan Anda. Ketika sudah timbul gejala tersebut, biasanya muncul keinginan untuk menggaruknya agar rasa gatal ini hilang. Namun hal inilah yang justru dapat memperburuk kondisi keputihan. Kebiasaan ini justru dapat memperparah keputihan karena dapat memunculkan luka baru yang menyebabkan rasa gatalnya semakin menyebar dan bertambah.

2. Menggunakan bedak untuk menyamarkan bau.

Biasanya beberapa wanita akan menggunakan bedak pewangi untuk menyamarkan bau akibat keputihan. Hal ini juga merupakan kebiasaan buruk. Pengalihan bau tersebut bersifat sementara dan selanjutnya justru dapat memicu penyakit karena pemberian bedak merupakan media berkembangnya bakteri jahat yang bisa menyebabkan timbulnya bau tersebut.

3. Terlalu sering menggunakan celana ketat berbahan jins.

Kebiasaan menggunakan celana jins ketat ini justru dapat beresiko organ kewanitaan Anda terinfeksi jamur. Celana jins yang ketat justru malah menghambat aliran udara ke vagina, sehingga dapat menyebabkan peningkatan suhu genital dan kelembapan di area vagina. Hal ini menyebabkan jamur mudah berkembang biak di area tersebut sehingga beresiko terinfeksi jamur.

4. Douching.

Vagina Anda secara alami memiliki kemampuan untuk membersihkan dirinya sendiri, jadi Anda sebenarnya tidak perlu membersihkan bagian dalamnya. Douching atau membersihkan vagina menggunakan obat-obatan tertentu justru dapat megganggu keseimbangan bakteri baik yang ada di dalam vagina, sehingga jamur akan semakin berkembang dan infeksi jamur pun bisa semakin parah.

5. Mengenakan celana dalam yang tidak tepat.

Jamur dapat berkembang pesat di dalam lingkungan yang hangat dan lembap. Penggunakan celana dalam dari bahan yang tidak tepat yakni dari bahan yang tidak memungkinkan sirkulasi udara untuk bergerak bebas akan memicu meningkatkan resiko infeksi jamur. Oleh karena itu pilihlah celana dalam yang berbahan katun yang memungkinkan sirkulasi udara bergerak bebas dan mencegah kelembapan di area organ kewanitaan Anda.

6. Kebiasaan jarang mengganti celana dalam.

Rasa malas untuk sering mengganti celana dalam adalah kebiasaan lainnya yang dapat memperburuk keputihan. Hal ini dapat menjadikan area organ kewanitaan lembap dan mempercepat perkembangan jamur dan bakteri jahat sehingga menyebabkan keputihan tidak normal terjadi. Oleh karena itu gantilah celana dalam anda setidaknya dua kali dalam sehari.

7. Stress.

Faktor psikis seperti stress juga dapat berpengaruh terhadap keputihan abnormal. Oleh karenanya bersikap tenang dan melakukan refreshing saat Anda sudah mulai merasakan suntuk dan penat untuk memulihkan ketenangan Anda.

8. ‘Berhubungan’ pada saat infeksi.

Jika Anda masih dalam kondisi terinfeksi jamur, maka sebaiknya  tidak melakukan ‘hubungan’ dengan pasangan terlebih dahulu. Hal ini untuk memininalisir resiko iritasi di daerah vulvovaginal dan resiko menularkan infeksi jamur pada pasangan.

9. Mengkonsumsi Mentimun.

Mentimun mengandung zat yang dapat meningkatkan produksi keputihan. Jadi jika terlalu sering mengkonsumsi buah ini, maka biasanya membuat penderita merasa gatal di organ kewanitaannya.

10. Terlalu banyak mengkonsumsi karbohidrat.

Dalam studi yang diterbikan jurnal PloS One menyebutkan jika mengkonsumsi karbohidrat dengan kadar yang berlebih dapat beresiko terinfeksi jamur karena makanan-makanan seperti roti, pasta, dan bahan-bahan yang mengandung ragi yang terlalu banyak cepat berubah menjadi gula pada saat di dalam tubuh. Penelitian lebih lanjut seputar hubungan antara infeksi dengan konsumsi pangan masih terus dilakukan namun dianjurka sebaiknya jika infeksi belum sembuh kurangilah makanan yang mengandung ragi.

11. Kurangnya memperhatikan kebersihan organ kewanitaan Anda.

Sikap cuek dalam memperhatikan kebersihan organ kewanitaan juga menjadi salah satu andil yang dapat memperburuk keputihan yang Anda alami. Oleh karena itu perhatikanlah kebersihan organ kewanitaan Anda, seperti membilas dengan air bersih setelah selesai buang air sesuai aturan yakni membilas bagian depan baru belakang agar tidak menyebabkan bakteri yang ada di anus menyebar ke vagina. Juga jangan lupa mengeringkan dengan handuk organ kewanitaan sebelum memakai celana dalam agar organ kewanitaan tidak lembab.

Nah, semoga bermanfaat !

Kebiasaan Yang Memperburuk Keputihan |

Dapatkan Harga Diskon Menarik Pada Setiap Pembelian QnC Jelly Gamat, Selengkapnya KlikDISINI !