Keputihan Berbahaya Jika Disertai Dengan Gejala Berikut

By | March 17, 2018

Ladies, keputihan memang tidak serta merta dapat menghilang selamanya sebab keputihan adalah proses alami oleh Miss V untuk membersihkan dari gangguan bakteri dari luar yang berbahaya. Keputihan dihasilkan oleh kelenjar di dalam leher rahim serta dinding vagina.

Keputihan Berbahaya Jika Disertai Dengan Gejala Berikut

Adapun keputihan yang harus diwaspadai adalah saat keputihan normal terjadi dengan diiringi gejala yang tak biasa. Gejala yang tak biasa disini dimaksudkan dengan gejala seperti berikut.

— Keputihan Encer Akibat Infeksi Jamur di Vagina.

Seseorang yang mengalami infeksi jamur di bagian vagina akan menimbulkan gejala seperti keluarnya keputihan encer yang tidak berbau namun berwarna putih dan tebal. Selain keputihan, penderita juga biasanya mengalami iritasi dan gatal di bagian vulva (jaringan pada bagian pembukaan vagina). Vagina akan terasa seperti perih saat berhubungan intim atau saat buang air kecil. Infeksi jamur juga bisa menyebabkan vagina mengalami pembengkakan, vagina terasa sakit, muncul ruam, dan kemerahaan di bagian vulva. Infeksi jamur ini meski tidak termasuk ke dalam penyakit menular seksual, tapi penderita bisa menularkan jamur melalui kontak genital atau mulut.

— Bahaya Keputihan Berwarna Abu-abu pada Bakteri Vaginosis.

Keputihan abu-abu, hijau atau putih disertai vagina berbau amis dapat menjadi gejala adanya bakteri vaginosis. Seseorang yang terkena bakteri vaginosis juga dapat merasakan perih ketika buang air kecil, serta vagina yang terasa gatal. Kondisi ini merupakan peradangan yang terjadi karena adanya bakteri alami vagina yang tumbuh secara berlebihan. Masih diperlukan penelitian untuk mengetahui penyebabnya, meski begitu, sering menggunakan cairan pembersih organ intim atau melakukan hubungan intim yang tidak amandianggap cukup berisiko meningkatkan bakteri vaginosis.

— Keputihan Berwarna Kuning atau Hijau pada Gonore.

Biasanya terjadi pada wanita penderita gonore yang akan mengalami gejala keputihan berwarna kuning atau hijau, memiliki tekstur encer, nyeri di perut bagian bawah, sakit atau terasa perih saat buang air kecil, mengalami perdarahan pasca melakukan hubungan intim, serta darah menstruasi lebih banyak dari biasanya. Gonore sendiri disebabkan oleh bakteri yang disebut gonokokus atau Neisseria gonorrhoeae yang dapat menyerang bagian uretra, leher rahim, tenggorokan, mata, atau rektum. Gonore dapat terjadi pada mereka yang melakukan hubungan seks tanpa alat kontrasepsi. Baik seks anal, oral, atau menggunakan alat bantu seks yang tidak steril.

Selain itu, penyebab keputihan dengan gejala lainnya bisa jadi tanda pada kondisi berbahaya seperti trichomoniasis dan kanker serviks.

Baca juga : Obat Keputihan Akibat Penyakit Trikomoniasis