Keputihan Pada Si Kecil

Saturday, August 22nd 2015. | fakta keputihan, fakta penyakit

Pasti Anda heran, mengapa keputihan terjadi pada anak-anak, Bahkan dalam beberapa kasus keputihan juga dapat menyerang bayi. Mengapa ini bisa terjadi?

keputihan anak

Menurut DR.dr Rini Sekartini, SpA(K) dari UKK Tumbuh Kembang Anak IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) menuturkan bahwa penyebab keputihan yang terjadi pada anak, bahkan anak yang belum masuk usia remaja sekalipun disebabkan oleh beberapa faktor. Diantaranya:

  • Faktor Dalam
    Belum berkembangnya alat kelamin si kecil, utamanya bibir luar kemaluan, sehingga memudahkan peradangan. Lemaknya pada kemaluan masih tipis sehingga menyebabkan lubang kencing maupun lubang kemaluan (vestibulum) belum terlindungi dengan maksimal. Kemaluan si kecil juga belum ditumbuhi rambut, dimana rambut disini fungsinya sebagai pelindung. Letak lubang kemaluan pada bayi dan anak juga masih sangat dekat dengan anus, sehingga mudah terkontaminasi oleh bakteri dari anus maupun iritasi akibat feses (kotoran). Hal lainnya adalah pH atau keasaman vagina cenderung netral dan basa (alkalis). Inilah yang memudahkan bakteri berkembang biak. Sedangkan pada bayi, dua bulan pertama kadar hormon estrogen yang terbawa dari ibu masih tinggi. Keadaan ini mempengaruhi jumlah cairan vagina. Sementara pada anak pra pubertas, peningkatan kadar hormon estrogen terjadi lagi sehingga memengaruhi peningkatan produksi cairan yang melapisi dinding vagina.
  • Faktor Luar
    Infeksi dari bakteri, parasit atau jamur. Pada bayi dan anak, biasanya karena faktor kurang bersih, misalnya cara cebok yang salah – dari belakang ke depan – sehingga memudahkan kotoran dari anus masuk ke vagina.

Hampir 70% dari keputihan yang terjadi pada anak disebabkan oleh kurangnya menjaga kebersihan. Ditambah lagi daerah sekitar kemaluan lembap. Biasanya, setelah buang air kecil, daerah kemaluan anak tidak dikeringkan secara saksama sehingga celana dalamnya basah dan menimbulkan kelembapan di sekitarnya. Ditambah sisa air kencing yang dapat menyebabkan iritasi dan gatal.

Kesalahan yang hampir banyak dilakukan orangtua adalah pemberian bedak terlalu banyak pada daerah kemaluan anak / bayi setelah mandi atau saat mengganti popok mereka. Padahal, penrlu Anda ketahui bahwa serbuk bedak merupakan benda asing yang sewaktu-waktu juga dapat menimbulkan keputihan pada anak dan bayi.

Demikianlah fakta seputar Keputihan Pada Si Kecil yang kami rangkum poin-poin pentingnya saja. Semoga dapat bermanfaat untuk Anda. Nantikan artikel-artikel selanjutanya yang pastinya akan leibh menarik dan bermanfaat. Salam!

tags: , , ,
Dapatkan Harga Diskon Menarik Pada Setiap Pembelian QnC Jelly Gamat, Selengkapnya KlikDISINI !