Macam-macam Gangguan Vagina Yang Menyerang Wanita

Tuesday, September 19th 2017. | fakta penyakit

Sama dengan organ lainnya, Vagina wanita juga kerap mengalami gangguan / masalah kesehatan. Hal ini terjadi bukan tanpa sebab. Biasanya, gangguan Vagina terjadi akibat kurangnya menjaga kebersihan organ tersebut, atau salah dalam perawatan. Berikut ini adalah Macam-macam Gangguan Vagina Yang Menyerang Wanita yang harus diwaspadai.

Macam-macam Gangguan Vagina Yang Menyerang Wanita

1.  Keputihan

Yang pertama sudah sangat jelas dan kita ketahui, yaitu Keputihan. Saat tubuh mengalami perubahan hormon seperti menjelang dan sesudah haid, saat hamil, stres, atau serangan kuman atau jamur akibat kurang menjaga kebersihan Vagina, aliran darah di rahim dan vagina meningkat, menghasilkan produksi sekret vagina lebih banyak yang disebut keputihan.

2. Polip.

Polip adalah kondisi dimana terjadi pertumbuhan abnormal kulit di saluran Vagina yang bersifat jinak dan tidak menimbulkan rasa sakit, namun cenderung menyebabkan keputihan, dan dapat menghalangi masuknya sperma ke dalam rahim.

3. Radang kelenjar bartholin.

Kelenjar ini terletak di bibir vagina dan berfungsi mengeluarkan cairan pelumas. Infeksi dan iritasi jangka panjang, misalnya akibat terlalu sering menggunakan celana ketat pada akhirnya dapat membuat kelenjar ini meradang dan bengkak.

4. Bisul.

Bisul atau jerawat dapat timbul di bibir Vagina. Penyebab kemunculan bisul tidak lain adalah pemakaian celana dalam terlalu ketat, gesekan celana dalam yang menyebabkan lecet pada kulit, dan jarang mengganti pembalut saat menstruasi.

5. Vagina kering.

Kelenjar Bartholin menjadi tidak maksimal memproduksi pelumas jika Anda kemudian mengalami stres dan tinggi kadar gula dalam tubuh. Akibatnya, Vagina terasa kering dan nyeri saat berhubungan seks.

6. Fibroid.

Fibroid atau miom termasuk tumor jinak yang berada di otot rahim. Miom ditandai dengan pendarahan yang banyak saat menstruasi.

7. Varises Vagina.

Dipicu oleh faktor genetis dan membesarnya ukuran janin pada ibu hamil, yang akhirnya menyebabkan pembuluh vena melebar. Vagina akan menjadi lebih terasa pegal dan menimbulkan saat berhubungan seks.

8. Kandidiasis.

Vagina memiliki jamur kandida untuk menjaga tingkat keasamannya. Saat imunitas tubuh menurun, pertumbuhan jamur menjadi berlebihan. Pertumbuhan jamur akan menyebabkan vagina terasa gatal namun tidak berbau.

Baca juga :

Dapatkan Harga Diskon Menarik Pada Setiap Pembelian QnC Jelly Gamat, Selengkapnya KlikDISINI !