Mengulas Tentang Penyakit Kista Endometriosis

Wednesday, March 11th 2015. | fakta penyakit

Pada kesempatan kali ini, situs keputihan.web.id akan Mengulas Tentang Penyakit Kista Endometriosis. Menurut wikipedia, kista tumor jinak di yang paling sering ditemui. Berbentuk kistik dan berisi cairan kental, dan ada pula yang berbentuk anggur. Kista juga ada yang berisi udara, cairan, dan bahkan nanah.

Kista termasuk tumor jinak yang terbungkus selaput semacam jaringan. Kumpulan sel-sel tumor itu terpisah dengan jaringan normal di sekitarnya dan tidak dapat menyebar ke bagian tubuh lain. Itulah sebabnya tumor jinak relatif mudah diangkat dengan jalan pembedahan, dan tidak membahayakan kesehatan penderitanya.

Kista terbagi kedalam 2 tingkat berdasarkan karakter keganasannya, diantaranya:

Yang pertama adalah Kista non-neoplastik, artinya sifatnya jinak dan biasanya akan mengempis sendiri setelah 2 hingga 3 bulan.
Berikutnya adalah Kista neoplastik, umumnya jenis kista ini harus dioperasi, namun hal itu pun tergantung pada ukuran dan sifatnya.

Selain pada ovarium, kista juga dapat tumbuh di vagina dan di daerah vulva (bagian luar alat kelamin perempuan). Kista yang tumbuh di daerah vagina, antara lain inklusi, duktus gartner, endometriosis, dan adenosis. Sedangkan kista yang tumbuh di daerah vulva, antara lain pada kelenjar bartholini, kelenjar sebasea serta inklusi epidermal.

kista-coklatKista Endometriosis kali ini yang menjadi topiknya, adalah jenis kista yang terjadi pada indung telur kecil seperti halnya kista folikel. Biasanya kista ini tidak menimbulkan gejala yang terkecuali jika terjadi pecah dan terpuntir  dapat mengakibatkan sakit perut dengan kaku dan distensi. Jika kista yang cukup besar ataupun kista yang jumlahnya banyak bisa mengakibatkan rasa tidak nyaman pada panggul, pinggang terasa sakit, rasa sakit yang berhubungan dengan seksual  juga terjadi pendarahan di uterus. Pada penderita kista indung telur ini telah mengalami pemuntiran yang dapat mengakibatkan sakit perut akut.

Kista Endometriosis atau kista coklat ini biasanya timbul dalam permulaan kehamilan serta diameternya bisa menjadi besar sekitar 5 hingga 6 cm serta menghasilkan rasa yang tidak enak pada daerah panggul. Jika pecah akan mengalami pendarahan di bagian sisi di dalam rongga perut. Jika kista ini terjadi pada wanita yang sedang tidak hamil, akan menyebabkan menstruasi menjadi terlambat serta di ikuti oleh perpanjangan serta pendarahan iregiler. Kista pada indung telur polistitik ini juga dapat menghasilkan tidak terjadinya mentruasi sekunder, terjadi penurunan pada siklus pada menstruasi serta terjadi infertilitas. Biasanya para dokter dapat mendiagnosis kista pada indung telur menurut gejala serta tanda-tandanya. Pemeriksaan fisik serta terdapat beberapa jenis atas pemeriksaan laboratorium juga dapat membantu diagnosis pada beberapa jenis kista.

Penyebab dari terjadinya kista coklat ini berasal dari peritoneum atau sel-sel pada selaput perut. Penyebabnya bisa disebabkan oleh infeksi kandungan yang menahun, seperti keputihan yang tidak segera ditangani yang mengakibatkan kuman-kuman masuk pada selaput perut saat melewati saluran pada indung telur. Akibatnya, infeksi yang terjadi dapat melemahkan daya tahan pada selaput perut tersebut, dan pada akhirnya akan menyebabkan daya tahan tubuh menurun serta memudahkan terserang oleh berbagai jenis penyakit lainnya.

Gejala dari penyakit kista ini sangat berkaitan dengan menstruasi. Ketika menstruasi, tidak seluruhnya darah bisa keluar dari rongga rahim pada mulut area kewanitaan, ada beberapa yang ikut memercik pada rongga perut. Kondisi seperti inilah yang dapat meransang sel-sel yang rusak yang terdapat didalam selaput perut yang kemudian mengakibatkan penyakit kista endometrisis. Karena sifat penyakit ini menyerang secara perlahan, kista coklat ini digolongkan sebagai kanker jinak. Endometriosis ini dapat tumbuh pada perut kemudian dengan perlahan dapat menyebar hingga seluruh organ pada tubuh seperti paru, hati, usus, otak, mata, kulit, dan juga otot rahim.

Indung telur merupakan salah satu tempat umum bersarangnya kista coklat. Pada indung telur tersebut yang telah terkena endometriosis dapat berkembang juga bertambah hingga besar ketika menstruasi datang. Jadi tidak heran jika pencderita gejala Endometriosis ini akan sering mengalami sakit ketika terjadi menstruasi. Hal ini disebabkan tidak lain karena indung telur membengkat ketika menstruasi. Pada saat darah keluar, biasanya sakit yang di rasakan akan berkurang. Namun jika telah terjadi pelekatan pada perut dapat muncul rasa sakit yang begitu luar biasa. Semua anggota tubuh dari mulai kepala sampai pada betis akan terasa sangat sakit. Sesekali memang gejalanya tidak dapat dirasakan, gejala yang benar-benar akan dirasakan penderita adalah rasa sakit pada bagian perut. Ada baiknya anda segera mengkonsultasikan dengan dokter jika mengalami gejala-gejala yang menyerupai gejala kista.

Nah semoga artikel Mengulas Tentang Penyakit Kista Endometriosis dapat bermanfaat untuk Anda. Terima kasih atas kunjungannya pada situs kami, sampai jumpa pada artikel selanjutnya. Salam sehat!

tags: , , ,
Dapatkan Harga Diskon Menarik Pada Setiap Pembelian QnC Jelly Gamat, Selengkapnya KlikDISINI !