Miom Dan Kista, Manakah Yang Berpeluang Menjadi Kanker?

Friday, March 27th 2015. | fakta penyakit

Miom Dan Kista, Manakah Yang Berpeluang Menjadi Kanker,- Belakangan kesehatan organ intim pada wanita menjadi lebih banyak perhatian seiring dengan meningkatnya kasus tumor dna kanker pada area tersebut. Biasanya diawali dengan jinak, dan lama-kelamaan menjadi ganas.

miom dan kista, peluang kanker

Yang sangat perlu dipahami adalah benjolan yang terjadi karena kondisininya jinak biasanya disebut dengan tumor. Jika sudah menyerang sel-sel sehat maka statusnya naik tingkat menjadi tumor ganas atau kita mengenalnya sebagai kanker. Dalam hal ini, di organ intim benjolan yang sering muncul adalah miom dan kista.

Miom adalah penyakit yang kerap menyerang rongga rahim. Jika saluran rahim sampai terhambat maka hal ini akan mengganggu kehamilan. Jika tidak, Anda sebagai wanita masih tetap bisa terbuahi sel telurnya. Sebenarnya operasi tidak sampai perlu dilakukan, akan tetapi jika kemudian muncul keluhan seperti darah hadi mendadak cukup banyak / keluar secara berlebihan dan ukuran miom membesar, operasi tetap harus dilakukan. Namun, tidak perlu khawatir. Miom tidak akan selalu berakhir dengan kanker nantinya asalkan dengan penanganan operasi yang benar diketahui miom tidak akan tumbuh kembali. Disamping itu, sebuah miom yang berukurang kecil sebesar kacang hijau akan tumbuh besar setelah mencapai sepuluh tahun.

Berbeda dengan kista. Kista yang merupakan benjolan serupa kemudian bersarang di ovarium juga akan berubah menjadi agresif dan kemudian membentuk kanker (tumor ganas). Terutama jika pada kista ovarium yang berunsur lebih padat, memiliki dinding tidak rata. Saat menyerang, kista ini disertai adanya cairan di rongga perut yang uncul di ovarium kanan dan kiri.

Kista yang berpeluang menjadi kanker memiliki cairan berwarna coklat kental. Dalam istilah medis, massa ini kemudian dinamakan dengan Kista Endomtriosis yang bisa menyerang ke sel-sel sehat lainnya dan kerap kambuh.

Semua bentuk kista ovarium dapat menganggu reproduksi terutama jika ukurannya mencapai 4 cm. Jika terdeteksi lebih dini lebih mungkin untuk sembuh secara tuntas. Karena seluruh kista ovarium berpeluang memiliki sifat menjadi kanker, perlu dilakukan pemeriksaan yang lengkap serta hati-hati, agar pengobatan kista ovarium tidak terlambat. Jika semua itu dilakukan maka pengobatan kista ovarium akan memberikan keberhasilan pengobatan yang baik.

Kesimpulannya, jika dibandingkan dengan miom, maka kista ovarium lebih berpeluang untuk memiliki jenis yang bersifat kanker atau tumor ganas. Bahkan menurut Kepala Divisi Imunoendokrinologi Reproduksi Departemen Ilmu Kebidanan dan Kandungan FKUI/RSCM dr Andon Hestiantoro, SpOG(K) beliau mengatakan bahwa pada sebagian kista ovarium—terutama yang memiliki unsur padat—memiliki dinding yang tidak rata, dimana disertai dengan penumpukan cairan pada rongga perut yang timbul pada ovarium kanan dan kiri. Dan, kista ovarium yang lebih sering mengalami kekambuhan adalah kista yang berisi cairan coklat kental atau disebut juga sebagai kista endometriosis. Kista ovarium yang bersifat kanker juga memiliki peluang untuk kambuh dan menyebar.

tags: , , ,
Dapatkan Harga Diskon Menarik Pada Setiap Pembelian QnC Jelly Gamat, Selengkapnya KlikDISINI !