Penyebab Pria Keputihan, Apakah Mungkin?

By | December 18, 2018

Penyebab Pria Keputihan,- Selamat datang di website Obat Keputihan. Selama ini kita mengenal Keputihan hanya terjadi pada kaum wanita saja. Tapi tahukah Anda bahwa ternyata kaum pria juga bisa mengalami keputihan?

Keputihan merupakan munculnya cairan (biasanya dengan warna putih atau bening), dari vagina atau bagian intim wanita. Adapun Keputihan terbagi kedalam 2 jenis, yaitu Keputihan normal yang tidak berbau, tidak gatal dan termasuk siklus alami wanita untuk membersihkan organ intim dari bakteri, dan Keputihan abnormal, yang penyebabnya terjadi karena infeksi menular seksual, infeksi saluran kemih dan gangguan reproduksi. Lalu, apa penyebab pria keputihan?

Ini Dia Beberapa Faktor Penyebab Pria Keputihan.

Keluarnya cairan keputihan yang bukan urin pada pria bisa terjadi karena beberapa hal dibawah ini.

  • Prostatitis.

Adalah kondisi yang menyebabkan prostat mengalami peradangan. Prostat yang merupakan salah satu organ berguna untuk menghasilkan cairan mani ini kemudian membengkak dan menyebabkan masalah. Walaupun pembengkakan tidak selalu disebabkan oleh Kanker, pria akan merasakan nyeri yang terlalu kuat saat buang air kecil dan ejakulasi. Tanda lain dari Prostatitis yaitu keluarnya urin dengan aroma pekat dan tidak sedap dibanding urin dalam kondisi normal. Sesekali di dalam urin juga muncul darah walau tidak banyak. Pria juga akan kerap mengalami gangguan mengeluarkan urin dan mengeluarkan carian tertentu yang agak kental dan mengeluarkan aroma tidak sedap.

  • Infeksi saluran kemih.

Infeksi saluran kemih kemunculannya disebabkan oleh infeksi bakteri tertentu yang membuat peradangan (inflamasi) di sepanjang saluran. Inflamasi ini juga menyebabkan rasa sakit pada penis terlebih saat buang air kecil. Rasa sakit bisa terjadi cukup kuat dan menyebabkan beberapa pria tidak tahan dan memilih untuk lebih sering menahan untuk kencing. Tanda-tanda dari infeksi saluran kemih yang lainnya dan sudah parah yaitu munculnya cairan tertentu dengan aroma yang tidak sedap. Penis juga bisa menjadi lebih lemas dan saat mengalami ereksi akan terasa sangat menyiksa. Pria dengan kondisi ini juga tidak akan nyaman saat berhubungan badan.

  • Klamidia.

Klamidia menyerang jutaan orang di seluruh dunia dengan mudah dan cepat. Klamidia biasanya menyerang mereka yang melakukan aktivitas seks tidak sehat. Klamidia mudah menular kepada pria atau ke wanita dengan kontak fisik dan terkena cairan kemaluan. Pria yang mengalami kondisi ini pada umumnya akan mengalami nyeri saat buang air kecil maupun besar. Penis pria juga akan mengeluarkan cairan tertentu yang bukan sperma atau cairan praejakulasi. Dalam tahap kondisi tertentu testis akan mengalami pembengkakan sehingga peluang terjadi masalah pada produksi sperma akan besar. Terakhir, saat buang air besar terkadang terasa sakit dan muncul perdarahan.

  • Balantis.

Balantis juga menjadi salah satu tanda pria mengalami Keputihan. Balantis adalah peradangan atau inflamasi yang terjadi di kulup penis. Peradangan ini terkadang sampai menyebabkan kepala penis terasa sakit dan tidak nyaman ketika disentuh. Kondisi ini juga menyebabkan area penis gatal dan keluar cairan tertentu dengan roma yang buruk dan tidak sedap.

  • Smegma.

Smegma sebenarnya tidak keluar dari penis atau lebih khusus uretra. Walaupun begitu, bentuk dan aroma dari Smegma ini menyerupai dan bisa menyebabkan masalah jika tidak segera diobati. Smegma merupakan kumpulan cairan atau kotoran yang berkumpul di bawah kulit kulup penis dan ini bisa menjadi penyebab keputihan pada pria. Smegma umumnya dialami oleh pria yang tidak sunat. Area di bawah kulup tidak dibersihkan dengan baik dan menyebabkan kotoran mengumpul. Kumpulan kotoran ini membentuk Smegma yang kerap dijadikan tempat bakteri untuk tumbuh dan menjadi balantis.

  • Gonore.

Gonore termasuk jenis penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri, dan menyebabkan masalah pada anus, tenggorokan, dan saluran kencing yang juga dapat menjadi penyebab keputihan pada pria. Penularan Gonore terjadi akibat berbagai aktivitas seks mulai dari vaginal, anal, dan oral. Gonore umumnya tidak menunjukkan tanda pada beberapa orang khususnya wanita. Namun, kalau sudah parah bisa menyebabkan masalah yang serius. Sejumlah tanda-tanda Gonore yang sudah semakin parah yaitu muncul rasa nyeri saat buang air kecil dan muncul cairan yang keluar dari penis atau mungkin vagina dengan warna hijau dan kekuningan dengan aroma yang tidak sedap.

Tips untuk menjaga kebersihan kemaluan Pria agar tidak terjadi keputihan.

  • Tidak memakai celana dalam yang sama lebih dari satu hari. Meski tidak terlihat kotor, bakteri sudah ada yang menempel di sana sehingga harus segera diganti. Normalnya dalam satu hari celana dalam diganti minimal satu kali.
  • Setelah buang air kecil wajib mencuci bersih dan pastikan tidak ada urin yang keluar. Setelah mencuci, gunakan tisu bersih agar penis kering.
  • Menggunakan celana dalam yang tidak terlalu ketat agar area di selangkangan tidak mudah basah karena keringat.
  • Setelah melakukan hubungan seksual atau seks, segera mandi dan bersihkan kemaluan. Hal ini juga sebaiknya dilakukan jika Anda melakukan masturbasi. Sisa cairan kelamin yang menempel dapat mengundang bakteri untuk mendekat.
  • Melakukan seks dengan aman seperti menggunakan pengaman atau kondom. Seks tanpa pengaman memiliki risiko meningkatkan peluang penularan penyakit menular seksual. (Penyebab Pria Keputihan).

Itu dia beberapa ulasan mengenai penyebab pria keputihan yang harus Anda ketahui. Semoga dapat bermanfaat untuk Anda. Salam 🙂