Tidak Pernah Keputihan, Apakah Normal

By | December 28, 2018

Tidak Pernah Keputihan,- Selamat datang di website keputihan.web.id. Dalam website ini berisikan informasi mengenai keputihan, tips mengatasi keputhan, pantangan serta pengobatan Keputihan.

Namun kali ini kami akan memberikan informasi menarik lainnya mengenai keputhan, lebih tepatnya adalah tidak pernah keputhan. Ya, faktanya ada sebagian dari wanita yang justru tidak mengalami keputhan seperti kebanyakan wanita lainnya. Namun, apakah kondisi tersebut masih dibilang normal?

Tidak Pernah Keputihan, Apakah Normal?

Keputihan sebenarnya masih merupakan aktivitas normal tubuh, sebab keputhan ini adalah cairan (lendir) yang dihasilkan oleh kelenjar serviks. Dalam cairan keputhan, terdapat sel-sel vagina, lendir serviks, sel leher rahim yang telah mati, dan bakteri yang harus dikeluarkan. Jadi, fungsi dari keputhan adalah sebagai cairan alami yang akan membantu membersihkan vagina agar tetap bersih dan sehat. Lendir serviks nantinya akan menjadi pelumas alami vagina untuk melindungi diri dari iritasi serta infeksi.

Waktu keluarnya cairan keputihan biasanya mengikuti periode siklus menstruasi. Keputihan pada umumnya muncul ketika masa subur dan berhenti dalam beberapa saat lalu kemudian keluar lagi di masa subur berikutnya.

Namun ternyata, ada sebagian dari wanita yang tidak mendapatkan keputhan. Apakah itu normal?

Dilansir dari laman hellosehat menyatakan jika wanita yang sama sekali tidak pernah keputihan justru tidak normal. Namun bukan berarti tidak sama sekali mengalami keputihan. Karena sebenarnya kondisi keputihan pada wanita bisa berbeda-beda. Ada yang mengeluarkan banyak sekali dan ada yang hanya sedikit sehingga tidak begitu disadari.

Kondisi keputihan yang berbeda ada kemungkinan disebabkan oleh gangguan hormon ataupun gangguan siklus menstruasi. Contoh salah satunya adalah ketika Anda terus-terusan haid selama dua bulan tanpa henti, sehingga tidak ada kesempatan untuk keluarnya keputihan. Penyebab haid yang tidak kunjung berhenti bisa disebabkan oleh mioma, polip, dan juga kanker.